Wednesday, March 19, 2008

SEBELUM MANDI



Sebelum mandi biasanya ada aja alasan Kira-Ziya untuk menundanya. Pernah sih ada masa Kira-Ziya tanpa diminta udah ngacir duluan ke kamar mandi untuk main air dan bubble, tapi entah kenapa sekarang-sekarang ini susah banget membujuk atau merayunya.

"Kila sedang baca buku, ma,..belum selesai nih..."

"Ok, nanti kalau udah selesai kita mandi ya..."

Setelah satu buku selesai, alasannya malah pindah ke buku yang lain,

"Kila sedang baca buku, ma,..yang lain lagi celitanya..."


Begitu seterusnya.

Ziya sama aja, kadang katanya pingin terbang dululah (terbang ke mana coba?), pingin makanlah, pingin gendong boneka si moni dululah,

"Ziya lagi lapel pelutnya,..pingin makan nasi dulu,..."

"Ok, habis makan kita mandi ya..."

Setelah makan sesuap-dua suap nasi,

"Telimakasih mama,..Ziyanya sudah kenyaaang,..."

"Ok yuk mandi..."

"Tapi Ziya sekalang pingin minum susu angeeeettt..."

Dan seterusnya, dan seterusnya, sampai akhirnya punya alasan untuk pingin baca buku dulu..

Nah, akhir-akhir ini ada alasan ajaib lain sebelum mandi, pingin olahraga.

"Kila mau eksesais (excercise) dulu ma...nih, lihat loncatnya nih,..one,..two...hup!" (Kira dan Ziya udah lancar buanget loncat tinggi dengan dua kaki sekaligus mendarat di kasur..aduh,.. serasa loncat ke kolam renang gitu loh...byurrrr)

"Ziya mau balet dulu kayak Angelina di CD ituuu..." (VCD tentang tikus bernama Angelina yang hobi nari balet)

Setelah capek dan keringetan, biasanya malah nggak jadi mandi, karena laper lagi. Jadi akhir-akhir ini sarapan para bidadari berlangsung dua kali, pagi ketika bangun tidur dan jam 8-9an setelah excercise sampai teler bin laper di kamar sebelum mandi.

Dan begitulah ...jadwal mandi pagi nggak pernah berhasil sesuai target euy...

So far, mama memilih senyum aja deh daripada cemberut yang buang energi karena kudu ngeluarin tanduk di kepala, sebab meski jadwal mandi belum bisa disiplin, setidaknya Kira-Ziya jadi makan lebih banyak (lagi mood soalnya), jadi olahraga lebih banyak (lompat-lompatan, cekikikan, keringetan sampai pipi-pipinya berwarna merah jambu dan mata Kira-Ziya bersinar-sinar kesenangan--mungkin sebetulnya ini alasan paling utama kenapa mama memilih untuk membiarkannya saja, bukankah keceriaan itu mudah sekali menular, akibatnya mama jadi ikut hepi dan cekikikan tiap pagi dan hal ini memberi energi lho!), jadi tambah pinter ambil ancang-ancang, lompat tinggi, plus mendarat dengan dua kaki sekaligus (kemarin-kemarin ini Ziya masih ragu-ragu dan belum betul-betul lancar, tapi sekarang udah ok banget) dan yang paling penting keinginan mandi itu akirnya datang dari diri sendiri meski kudu dipancing dulu, "Maa...Kila mau mandiiiii,...Kila mau mandiiiiiiii.....!", sementara biasanya Ziya udah duluan buka baju sendiri dan lari ke kamar mandi lalu asik main bubble dan siram-siram air sama Oma.. (mungkin para bidadari risih juga kali ya pas denger mama nyanyi-nyanyi kecil di dapur sambil cuci piring, "idiiiiihhh maluu,.. ada yang belum mandiiii....idiiiihhh maluu... ada yang belum wangiiiiii...") hehehe...

No comments: