Friday, December 26, 2008

MASIH TENTANG LIBUR LEBARAN KEMARIN & DOMPET KERTAS OMA-MIMI



Baru sempat disambung lagi nih soal Lebaran oktober lalu.

Malam sebelumnya kita buka bareng di rumah dengan om Dista, om Ando dan tante Yunzi! Mama masak mie schotel, martabak telur, udang goreng, soto bandung dan capcai. Seneng banget doong,.. kalau para adik sepupu mama ini ngumpul pasti rame dan ceria ngobrolnya. Om-om dan tante langsung dipamerin karya lukis Kira-Ziya yang baru dibuat siang harinya lho!.

Nah, ketika Opa-Oma-Uci-Mimi Nila datang, besok malamnya belum istirahat langsung didaulat bikin prakarya oleh para bidadari! ;-). And you know what? Oma bawa buanyaaakkk buanget harta karun buat kitaaa!!! Yippiii!


Beberapa tali sepatu warna-warni, pita, bordiran baju, bis/pinggiran baju, beberapa manik-manik, mata-mata boneka ukuran besar & kecil, benang warna-warni, kancing, selotip warna-warni, piring kertas dan kain flanel! Huwaaaa...kenapa rasanya mama yang jadi kalap ya? Kekekek,..soalnya kebayang aja prakarya apa yang bisa kita lakukan dengan semuanya! Pasti seru dan asik! Tengkyu Oma!










Sampai hari ini sih sebagian besar udah habis kita pakai, kecuali kain flanel warna-warni. Mama udah punya ide sih, tapi belum sempat aja merealisasikannya, berhubung belum dapat lem kain yang ok dan masih ragu kalau harus pakai jarum jahit (soalnya para bidadari pasti pingin ikut coba menjahit dan menurut mama masih sedikit berbahaya--selain pasti pada nggak sabaran ngerjainnya). So, akan kita pikirkan lagi ide yang simpel dan cepat untuk flanel2 itu tanpa perlu menjahit. Sabaar ya....


Jadi, malam itu Oma & Mimi mengajak Kira-Ziya bikin dompet kertas. Kali ini mama nggak ikutan hehehe,..bisa nonton TV berduaan sama papa sambil makan keripik! Jarang-jarang bisa begini neeeehhhh...


Dompet dibuat simpel aja dari kertas karton yang dilipat 3. Lalu diberi hiasan, tali dari bis/pinggiran baju warna-warni dan pita di ujung-ujungnya yang juga dari pinggiran baju (aduh, jangan-jangan semua pernak-pernik itu menguras laci mesin jahit oma di jakarta yak?). Semua direkatkan dengan selotip.


Kira-Ziya tekun dan excited! Langsung jadi 4 buah. Beberapa rol selotip berwarna langsung tinggal setengahnya karena dipakai untuk melilit banyak benda ;-).














Ini hasil akhirnya, semalaman dibawa kesana-kemari dan dipamerkan ke Uci(plus dipamerin juga tuh uang-uang kertas mainannya!).




1 comment:

unil said...

wahahaha....kapan2 kita bikin tas2an lagi yaaaaa....:) hahah