Monday, April 07, 2008

WEEKEND TERAKHIR BERSAMA OMA



Sabtu kemarin adalah akhir pekan terakhir bersama Oma. Besoknya, minggu pagi Oma akan berangkat menuju Jakarta. Nggak terasa ya, sudah 3 bulan Oma menemani kita di Kuala Lumpur. Wah,..mama deg-degan juga karena kondisi harus disesuaikan lagi, tapi mama yakin semua bisa diatasi bersama papa. Jadi, let's face it with smile aja..:-)


Hari Jum'at malam mama bikin somay kesukaan papa. Istimewa memang, karena mama pikir belum tentu besok-besok mama bisa berlama-lama megang kompor, panci, kuali, adonan kue dan sebagainya hehehe. Jika kita hanya ber-4, konsentrasi mama yang utama pasti adalah menemani para bidadari. Kira-Ziya kadang bisa mengerti kalau mama mau masak, ngepel dan sebagainya. Tapi berdasarkan pengalaman sih pengertian itu nggak berlangsung lama :-). Pasti ada aja hal yang bisa dilakukan untuk mengalihkan konsentrasi mama dan membuat semuanya jadi nggak diteruskan lagi alias 'nanti aja nerusinnya nunggu papa pulang kantor deh'. Jadi kesempatan untuk 'sok sibuk' di dapur maupun beres-beres rumah ya hanya selagi ada Oma yang bisa mengalihkan perhatian para bidadari dengan dengan bermain, nyanyi dan apa saja.


Jadi Sabtu pagi itu, sementara Kira mandi pagi, papa mengajak Ziya main cat air. Gini nih asiknya,..




Setelah selesai mandi, gantian Kira yang main cat air dan Ziya yang mandi. Haaa? Iya! Kira main cat air setelah mandi, setelah pakai baju baru yang bersih, setelah wangi, setelah segar dan fresh gitu.. Oo! Yup! Mama udah bisa nebak apa yang akan terjadi kemudian deh..







Begitulah, Kira-Ziya lanjut main cat air sampai puas meski sudah mandi. Cap tangan, cap kaki, pencet sana, pencet sini, inisiatif pula ambil gelas plastikdari lemari dapur mama. "Eh, untuk apa Ziya?", tanya mama. " 'Kan untuk diisi ail, telus ziya mau cuci kuasnya kayak mama waktu itu...". Ok deh, Nggak puas main sama papa, para bidadari mulai asik menyapu kertas, tangan dan meja dengan cat air!







Akhirnya dua-duanya dimandiin lagi sama Oma karena belepotan sana-sini, sementara mama mulai ambil kain lap, sapu dan perlengkapan perang lainnya untuk beresin lantai dan perabot ruang tamu yang warna-warni ;-)

Setelah semuanya beres, rencananya siang itu kita ke pameran buku antar bangsa di PWTC (Putra World Trade Center), KL. Jauh-jauh hari mama udah merayu papa supaya kita boleh sedikit kalap di pesta buku. Maklum, lagi kambuh nih kangen megang bukunya hehehe. Tapi di pameran itu ternyata nggak terlalu banyak yang bisa dipilih. Mungkin Book Festival Kuala Lumpur di KLCC Convention Center yang akan hadir pertengahan mei nanti akan lebih besar dari yang ini (tuing! tuing! ..pa,..kita nabung dari sekarang buat kalap lagi beli buku nanti boleh ya? ya? ya? kan yang kemarin nggak jadi kalap hihihi). Meskipun demikian mama sueneeeeenggggg buangetttttzzzz deh, karena mama dapat hadiah! Papa belikan mama 1 buku kumpulan resep warisan melayu dan 1 buku "Skycrapers-- Herbert Wright (2008)". Satu lagi hadiah dari Oma (untuk ulang tahun yang masih beberapa minggu itu--Thanks Oma-Opa-Mimi!!) buku Architecture@08--BCI Asia (2007). Isinya? Kereeeennnnn! Yang satu tentang sckycraper building terkenal seluruh dunia dari jaman sejarah sampai jaman millenium, yang satu lagi tentang the next generation of building and technologies for Asia Pacific. Sampai sekarang tiap kali Kira-Ziya tidur siang, ada yang ngalahin keinginan mama online internet untuk update blog dan ngecek email nih,..baca buku! Asiiiiikkkkk....Mama selalu senang dapat hadiah buku. Sampai kemimpi-mimpi euy,..Alhamdulillah..

Oh ya, di pesta buku itu mama juga seneng banget karena pas kebetulan ketemu maskot salah satu buku anak lokal, 'Gogo', Ziya dan Kira berani maju dan salaman sambil bilang "Bye Gogo...! Bye...!" pas mama tantang "Yuk foto bareng gogo! Berani?". Ketika beberapa waktu lalu ketemu maskot Kelinci raksasa di Isetan, Suria KLCC, Kira-Ziya takut dan nggak mau melepas genggamannya dari baju mama meski setelah dibujuk akhirnya mau maju dengan ragu-ragu. Nah, di pesta buku kemarin itu mama perhatikan Kira-Ziya kelihatan lebih berani dan punya inisiatif sendiri meski masih agak sedikit takut-takut, rasa penasaran mungkin mengalahkannya ya, jadi sambil salaman kelihatan matanya nggak berkedip dan waspada mengawasi boneka yang guedeee banget gitu. Sampai di rumah Kira-Ziya bisa bangga dan berlega hati ketika cerita bahwa tadi ketemu 'temennya Barney'! Hehehehe. I'm so proud of you, Kira-Ziya, mama-papa-oma angkat jempol karena Kira-Ziya udah bisa mengendalikan diri sendiri dan mengalahkan rasa takut itu. Bravo!


4 comments:

alya_ghina said...

Hehe..om Dimas emang dari dulu nggak berubah. Selalu kreatif dan iseng. We miss you..

unil said...

hmmm.........kalo ngeliat Gogo udah ngga takut, melihat Om Bambang juga ngga kali ya....

huahahahahahahaha......:D

Neni said...

kira ziya suka maen cat air juga ya? hiks..sama ama najwa, kadang kalo lagi kalap (minjem istilahnya :D), sampe dinding rumah ikutan dilukis.

itu siomaynya..aduh kangen banget.. disini gak ada yah ndah.. andainya bisa bikin..

Vidya said...

lg kitchen blue...
biasanya kalo nengok2 sini suka jadi semangat lagi, tp koq sekarang mah teuteup pengen makannya doang, ga pengen masaknya. meni penuh perjuangan masak teh