Tuesday, August 18, 2009

SELAMAT HARI KEMERDEKAAN KE-64, INDONESIA TERCINTA!



Tujuhbelasan di rumah kita, nggak kalah meriah dong...!


Meski nggak sempat hadir ke KBRI (padahal penasaran juga lihat bagaimana perayaannya di sana), kita sempatkan menghias rumah sambil menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia.


Momen ini kesempatan mama mengajak para bidadari bermain dan bercerita begitu banyak hal tentang tanah air kita. Kenangan masa kecil, makna upacara bendera, perlombaan-perlombaan seru sepanjang kali malang dan sekitarnya, keindahan negeri tercinta sampai mengenalkan lagu-lagu nusantara dan menceritakan sekilas keragaman suku bangsanya.


Selama sekolah dari TK sampai SMA, mama pernah berpartisipasi dalam banyak bagian di upacara bendera 17-an, dari pembawa bendera merah putih yang berjalan paling tengah, pengibar benderanya, dirijen lagu2 kebangsaan, pembaca naskah Proklamasi, Pancasila dan UUD 45, sampai komandan upacara lho! Termasuk juga seluruh perlombaan serunya mulai dari balap karung sampai rambo game yang mirip outbond itu di tingkat RT(Rukun Tetangga)!

Bisakah para bidadari yang baru berusia tiga tahun tujuh bulan ini memahami dan mencerna cerita-cerita mama? Entahlah. Mama hanya perasa perlu memperkenalkannya sesering mungkin setiap kali ada kesempatan.

Bagaimanapun Kira dan Ziya adalah generasi penerus bangsa Indonesia. Lahir dari keluarga, mama dan papa yang tumbuh di negeri Indonesia dan mencintai Indonesia. Mama yakin Kira-Ziya mulai paham, sesuai tahapan usia dan pola pikir yang mereka miliki sekarang. Meski untuk membayangkannya perlu mencari contoh dan foto-foto realnya.

Di manapun berada, 'Nak, jangan lupa pada darah yang mengalir, akar sejarah kita, tanah air tercinta Indonesia, ke tempat mana hati kita selalu akan pulang.

Selamat ulang tahun, Indonesia. Kami cintai seluruhmu, satu paket: sempurna maupun tak sempurnamu!

Jayalah selalu!


Oh ya, hari minggunya, papa sempat mengenalkan salah satu permainan: berlari dari satu titik ke titik satunya sambil memindahkan barang-barang. Siapa yang duluan berhasil memindahkannya sampai habis, adalah pemenangnya! Setelah itu, papa dan mama yang bertanding sambil memberi contoh. Dan papa curang sehingga mengalahkan mama! Hahaha! Tapi nggak apa,.. we did have lots of fun together, dindn't we! Meski arenanya hanya kamar bermain kita di rumah. :-)

Sambil main, mama dan papa bergantian cerita sedikit tentang perlombaan balap karung, panjat pinang, lempar bantal, makan kerupuk, bawa kelereng dengan sendok di mulut dan sebagainya yang umum dipertandingkan dalam perayaan 17-an di sekitar rumah kita di tanah air. Kira-Ziya terheran-heran dan mungkin bingung juga membayangkannya. Hehehe.. gak apa,..lama-lama akan tahu juga nanti.

Hmm..jadi kangen kampung halaman, kemeriahannya dan keakraban suasananya.

We love you always, Indonesia, we love you full ! (pinjem kata-katanya ya, Mbak Surip..)

:-)

1 comment:

unil said...

hahahha seru banget 17an nya si serimaya!!!

kemarin ini liat anak2 karnaval lewat depan rumah opa-oma, mimi jadi pingin banget ngajak KiraZiya kapan-kapan ikut, ntar mimi bikinin baju yang aneh2 :P hehe

next time ya sayang....bilang papa-mama liburan ke jakartanya pas 17an, pasti rame! hehehe

big hug!