Monday, March 08, 2010

ANGKA-ANGKA DAN NOMOR TELPON MAMA


Kira dan Ziya sedang senang belajar matematika sama Papa.
Awalnya mereka yang mengajak papa bermain angka. Papa pun mengenalkan perhitungan sederhana. Diawali dengan soal cerita dan ilustrasi gambar, kemudian bertahap ke deret penambahan atau pengurangan angka-angka antara satu sampai sepuluh.

Belajar matematika sama papa rupanya sangat mengasyikkan ya, 'Nak? 
Sekarang, setiap kali papa di rumah, baik sepulang kantor di hari kerja atau lagi santai baca koran di akhir pekan, pasti mereka menyodorkan kertas dan pulpen, "Pa, yuk belajar matematikaaa!".  Anteng deh bertiga berkutat sama angka-angak sementara mama sibuk beres-beres.

Ada hal yang bikin mama surprise nih.
Hari Kamis 5 Maret 2010 yang lalu, di dalam taksi, Ziya tiba-tiba dengan lantang menyebutkan nomor telpon mama!
"Kosong delapan tiga delapan sembilan...bla, bla, bla". Wow! Mama langsung bengong. Kaget! Sejak kapan menghafalnya?

Selidik punya selidik rupanya nomor-nomor itu didengar Ziya setiap kali mama pesan taksi lewat telpon. Lama-lama ya jadi hafal sendiri! Lebih kaget lagi, Kira ternyata hafal juga! Dengan lantang Kira menyebut lagi semua angka, lengkap dan benar! Wuuiiihhh...

Malam itu setelah mama ceritakan, papa langsung request agar para bidadari menghafal juga nomor telpon papa. Tapi sampai sekarang sepertinya belum hafal-hafal tuh, hahaha! Padahal mama dan papa sering bergantian lho menelpon taksi, tapi suara mama mungkin lebih keras (baca: lebih merdu) dibandingkan suara papa yang lemah lembut (baca: pelan), jadi nomor telpon mama lah yang lebih mudah masuk telinga Kira-Ziya dan diingat.

Hmm.. hikmahnya, mengingatkan mama dan papa  nih, supaya makin berhati-hati dan terjaga dalam berbicara atau ngobrol ya, sebab anak seusia Kira dan Ziya yang baru empat tahunan terbukti sedang kuat-kuatnya menyerap dan mengingat apa saja yang mereka dengar (juga mereka lihat).

Dua jempol buat Kira dan Ziya! Pinteeeerrrrr....:-)

1 comment:

unil said...

waaaaaaaaaaaah.......hebat!
duh, mimi musti banyak belajra matematika lagi nih, takut kalah sama kiraZiya hehehehhe

:P